SGI-NEWS|Upacara berlangsung khidmat ketika Tunggul Yonarmed 18/Buritkang dihadirkan sebagai simbol kehormatan satuan. Momen penyerahan Tunggul—dari pejabat lama, melalui Pangdam sebagai Inspektur Upacara, kepada pejabat baru menjadi titik paling sakral yang menandai resminya pergantian pemimpin.
Setelah rangkaian upacara utama, perhatian para undangan terfokus pada demonstrasi prajurit Yonarmed 18/Buritkang yang menampilkan kemampuan, disiplin, dan kekompakan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon oleh Pangdam sebagai pesan bahwa tugas menjaga negeri tidak hanya dalam konteks pertahanan, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam arahannya, Pangdam VI/Mulawarman menekankan bahwa pergantian pemimpin bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum penting untuk menghadirkan energi baru. Ia mengapresiasi pengabdian Letkol Arm Benny Budiman dan menyampaikan kepada Letkol Arm Krisno untuk melanjutkan tradisi prestasi dengan semangat inovasi dan keberanian mengambil langkah-langkah perbaikan di satuan.
Upacara tersebut berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Perpaduan antara nilai tradisi, profesionalisme, dan kekompakan antarsatuan terlihat jelas dalam kegiatan tersebut, mencerminkan karakteristik Kodam VI/Mulawarman sebagai komando kewilayahan yang adaptif dan solid.[Ham]













