ROMADON TERANG LEBARAN TENANG PLN ULP JATIROGO UP 3 BOJOBEGORO Gelar Sosialisasi ketenagalistrikan

Tuban SGI-NEWS|

Dalam Rangka untuk Menunjang Kebutuhan Listrik ke Pelanggan .PLN ULP JATIROGO UP 3 Bojonegoro , Jatim Menggelar Sosialisasi ke Warga Desa Saringembat , Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban , Jawa Timur.

Acara di Gelar Di kantor Desa Saringembat Kecamatan Singgahan .Hari Kamis ( 5 /3/2026) Jam 10 00 Hingga Selesai . Dalam Acara Tampak Hadir Kepala Desa serta Perangkatnya dan warga Saringembat Sekitarnya Serta Team Dari PLN ULP JATIROGO .UP3 Bojonegoro.

Dalam Sambutan Sambutan Kades Saringembat ( Pambudi Pamungkas ) Mengucapkan Terimakasih kepada Warganya semua yang berkenan Hadir Dan Mengucapkan Terimakasih Pula ke Team PLN ULP Jatirogo .yang Di pimpin Yuniar Machmud ( Manager ULP Jatirogo ) yang Mana di Bulan Puasa , Menyempatkan waktunya ,Memberikan Sosialisasi ,Ke Tenaga listrikan Ke Warganya .

Untuk Selanjutnya Yuniar Machmud menyampaikan ke warga ,terkait Keluhan Listik ,,atau kebutuhan Listrik ,apabila Masih Kurang Daya yang di miliki Warga .

Di bulan Romadhon ini ada Promo Tambah Daya dengan Biaya 50 % untuk Satu Phase .dan ini Untuk Segala Tarif ,Jelasnya !

Dan Yuniar Juga Menjelaskan Kembali ke warga ,bahwa dengan Adanya isu yang berkembang Tentang Perluasan Jaringan yang di bangun kemarin di Desa Saringembat ,PLN Tidak Memungut Biaya Serupiah pun ke warga ( Gratis).

Kalaupun di lapangan ada Pungutan ke warga itu bukan Urusan Pihak PLN dan PLN Tidak Pernah Menyuruh atau Memerintahkan dari pihak Manapun untuk Memungut Biaya tersebut , Jelasnya!

Agus Sanaji juga Menambahkan Semua Pekerjaan PLN , Mendirikan Jaringan Baru, Perluasan ,Perapian Jaringan ,Perawatan , Gangguan Itu Gratis yang di kerjakan Melalui Vendor Pemenang Lelang pekerjaan . Baik itu Mendirikan Tiang ,Pemasangan kabel JTR ( Jaringan Tegangan Rendah ) dan Penyambungan Rumah (SR) yang Membiayai itu PLN.

Bahkan Pelayanan Gangguan itupun Gratis , Tambah Agus Sanaji ,Sesepuh ULP Jatirogo . Adapun Dengan adanya Pungutan ke warga hingga puluhan juta tersebut. Kades ( Pambudi ) juga Lepas Tangan . Karena Semuanya Tanpa adanya Koordinasi atau Pemberitahuan ke pihak Desa ,terkait Pungutan tersebut .Dan Kades Mengharap, Semuanya yang Terjadi , Mohon untuk di Selesaikan dengan baik , di Selesaikan Secara kekeluargaan .

Apalagi ini Bulan Puasa ,jangan Sampai Mengerucut ke pelaporan , Ciptakan Situasi Kondusif , Jelas Pambudi Pamungkas ! ( Mardi SGI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *