Ragam  

Penumpang Bus Wajib Tahu, Cara Aman Jaga Barang Saat Libur Nataru

SGI-NEWS|Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) selalu menjadi momen puncak mobilitas masyarakat. Terminal-terminal ramai, jadwal padat, dan ribuan penumpang hilir mudik mengejar waktu.

Di tengah kepadatan itu, bus merupakan salah satu transportasi umum yang menjadi primadona karena menjangkau banyak kota dan relatif fleksibel.

Namun, ramainya penumpang juga membuka celah risiko, terutama kejahatan copet dan kehilangan barang. Di sinilah kewaspadaan menjadi kunci.

Kepala Terminal Jatijajar, Kota Depok, Rafik Hidayat, menegaskan bahwa keamanan perjalanan bukan hanya soal armada dan petugas, tetapi juga soal disiplin penumpang menjaga diri dan barang bawaannya.

“Keamanan perjalanan dimulai dari penumpangnya sendiri, terutama saat terminal dalam kondisi padat,” ujar Rafik, dikutip dari situs resmi Pemkot Depok, Rabu (24/12/2025).

Menurut dia, banyak kasus kehilangan justru terjadi sebelum bus berangkat, saat penumpang lengah, terburu-buru, atau terlalu fokus pada barang bawaan besar.

Rafik pun membagikan sejumlah tips sederhana namun krusial agar perjalanan libur Nataru dengan bus tetap aman dan nyaman.

1.Barang Berharga Wajib Selalu Melekat

Dompet, ponsel, hingga dokumen penting sebaiknya tidak dimasukkan ke bagasi atau tas besar yang diletakkan terpisah.

Simpan barang berharga di tas kecil yang selalu berada dalam jangkauan dan mudah diawasi.

“Barang berharga harus selalu berada di tangan atau dekat dengan tubuh penumpang,” tegas Rafik.

2.Jangan Lengah Saat Naik dan Turun Bus

Momen naik dan turun bus kerap menjadi sasaran pelaku kejahatan karena kondisi ramai dan tidak teratur.

Pastikan barang tidak tertinggal di kursi, tidak berpindah tangan ke orang lain, dan tetap fokus meski sedang membawa banyak bawaan.

3.Selektif Percaya Orang AsingDi terminal, tidak semua orang yang menawarkan bantuan adalah petugas resmi.

Jika membutuhkan informasi jadwal, peron, atau rute, penumpang disarankan langsung bertanya kepada petugas yang mengenakan seragam dan identitas jelas.

“Jangan ragu memastikan identitas petugas. Itu lebih aman,” ujarnya.

4.Datang Lebih Awal, Perjalanan Lebih Tenang

Datang lebih awal ke terminal memberi ruang bagi penumpang untuk bersikap tenang, tidak terburu-buru, dan lebih fokus menjaga keselamatan diri serta barang bawaan. Kondisi terburu-buru kerap membuat penumpang lengah.

Lebih jauh, Rafik mengatakan, selama periode libur Nataru, petugas terminal disiagakan untuk membantu dan mengawasi aktivitas penumpang. Namun, keamanan tidak bisa dibebankan sepenuhnya pada petugas.

“Keamanan itu kolaborasi antara petugas dan penumpang. Kalau sama-sama waspada, perjalanan liburan bisa lebih nyaman,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang matang dan kewaspadaan sejak dari terminal, perjalanan libur Nataru naik bus tak hanya hemat, tapi juga aman hingga tiba di tujuan.(Ham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *