Probolinggo, SGI-NEWS|
Ribuan ketua RT dan RW se-Kota Probolinggo berkumpul di GOR Mastrip Kedopok, Jumat (27/2), mengikuti kegiatan Penguatan Peran dan Kolaborasi Ketua RT dan Ketua RW dalam Mewujudkan Kota Probolinggo Bersolek. Kegiatan ini melibatkan Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Pj Sekda Rey Suwigtyo, Ketua TP PKK Kota dr Evariani serta kepala perangkat daerah hingga camat dan lurah.
Dalam momentum tersebut, wali kota dan wakilnya secara simbolis menyerahkan honorarium kepada 1.030 Ketua RT dan 200 Ketua RW sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka di garda terdepan masyarakat pelayanan. Yang menguasai wilayah di lingkup terkecil itu siapa? Yang kenal betul kondisi warganya, seperti ibu hamil, melahirkan, jumlah balita, warga yang meninggal, itu semua yang tahu ya Ketua RT-nya, ujar Dokter Aminuddin membuka Berbagainya, sakit itu.

Sebelumnya, kehormatan ketua RT-RW sebesar Rp 400 ribu per bulan. Kini, meningkat menjadi Rp 1 juta per bulan. Selain itu, pola pencairan yang sebelumnya dilakukan setiap triwulan kini dipercepat menjadi dua bulan sekali dengan nilai Rp 2 juta setiap pencairan. Kebijakan ini disampaikan secara ringkas kepada ketua RT – RW, sekaligus menjadi wujud nyata memberikan janji politik kepala daerah kepada masyarakat.
Peningkatan honorarium ini merupakan bentuk yang diberikan dan penghargaan pemerintah atas dedikasi Bapak dan Ibu semua. Kami memahami bahwa tugas Ketua RT dan RW tidaklah ringan. Banyak pengabdian yang dijalankan dengan penuh keikhlasan, bahkan sering kali melampaui tugas formal yang diemban, ujar wali kota.
Honorarium tersebut bukan sekadar nilai nominal, lanjut Dokter Amin, melainkan simbol penghormatan pemerintah terhadap pengabdian tulus masyarakat. Pemerintah berharap penghargaan ini semakin memotivasi semangat pelayanan, memperkuat tanggung jawab sosial, serta menumbuhkan kebanggaan sebagai penggerak pembangunan di lingkungan masing-masing.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengajak seluruh Ketua RT dan RW untuk menjadi agen perubahan, penggerak kebersihan dan kedamaian, penguatan solidaritas masyarakat, serta mitra strategi pemerintah dalam mewujudkan Kota Probolinggo yang maju dan sejahtera.
Saya yakin, apabila RT dan RW bergerak bersama, tidak ada program pemerintah yang tidak bisa berhasil. Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan kerja nyata bagi masyarakat Kota Probolinggo, tuturnya.
Mengakhiri Beragam, Wali Kota Dokter Amin berharap setiap langkah pengabdian menjadi amal kebaikan yang membawa keberkahan di bulan Ramadhan, sekaligus memperkuat tekad bersama untuk membangun Kota Probolinggo yang semakin maju, harmonis, dan bersedia.
Salah satu Ketua RT 04 Kelurahan Jati, Sumila (58) menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah tersebut. Kami ini bekerja dengan tulus untuk melayani masyarakat, dan alhamdulillah kami diperhatikan oleh pemerintah dengan peningkatan honor ini. Apalagi sekarang kita juga harus melek IT karena dituntut mendukung program Bersolek. Khususnya mengisi data melalui HP untuk perkembangan warga dalam hal, sehingga update segala tingkat RT, ujarnya.
Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa sinergi pemerintah dan masyarakat melalui peran RT dan RW merupakan fondasi penting dalam mewujudkan wajah Kota Probolinggo yang bersolek, tertata, dan berdaya saing.(har).













